Wellcome to my blog

Kamis, 30 September 2021

 

PENGELOLAAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

OLEH :

RAHMAWATI PUTRI (19005035)

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

 

Di era globalisasi seperti ini peranan teknologi informasi dan komunikasi juga sangat penting dan berpengaruh salah satunya dalam bidang manajemen sumber daya manusia. Dengan berkembang pesatnya dunia teknologi informasi dan komunikasi tentunya juga akan sangat membantu dan memudahkan dalam manajemen sumber daya manusia dalan suatu pekerjaan.

Dalam program Pendidikan Luar Sekolah (PLS), berhubungan dengan kemajuan teknologi pada saat ini, khususnya teknologi teknologi informasi dan komunikasi, maka selayaknyalah proses pembelajaran harus menggunakan kemajuan yang mampu dicapai oleh kehebatan manusia tersebut, sehingga hasil pembelajaran akan menjadi optimal.

 Dan juga Dalam menjalankan sebuah program PLS, mampu memanfaatkan TIK merupakan hal yang sangat penting. Seorang pengelola, pendidik dan pengembang program PLS harus siap dan mampu untuk memanfaatkan TIK sebagai alternatif dalam sebuah program.

Peranan Pengelolaan Teknologi Informasi Komunikasi dalam Pendidikan Luar Sekolah dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan pengelolaan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalaui pembelajaran di kelas yang berbasis teknologi dan informasi. Pendidik sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini.

Oleh sebab itu, sebagai seorang pengelola, pendidik dan pengembang program dalam pendidikan luar sekolah, kita harus paham dalam menggunakan Tekonolgi Infromasi Komunikasi tersebut dan merancang setiap program TIK pendidikan luar sekolah dalam pembelajaran agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.

Sekian, Terimakasih

Jumat, 24 September 2021

PRAKTEK PENGUASAAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

OLEH :

RAHMAWATI PUTRI (19005035)

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Seperti yang kita ketahui bahwasanya teknologi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Selamanya, selama peradaban manusia masih ada, teknologi akan terus menjadi hal terpenting dalam kehidupan. Hal yang saat ini sedang menjadi trand dan ramai diperbincangkan adalah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mana merupakan salah satu hal terpenting di abad ini. Begitu juga pentingnya praktek penguasaan TIK dalam pendidikan luar sekolah.

Penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dapat dilakukan secara otodidak maupun melalui pelatihan yang dilakukan secara bertahap atau berkelanjutan demi kegiatan pembelajaran yang menarik dan waga belajar lebih termotivasi dan lebih optimal dalam memahami materi pembelajaran. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memuat semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan informasi. Penanganan ini meliputi pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.

Pengusaan TIK di dunia pendidikan menyebabkan perubahan mendasar dalam hal cara mengajar guru, belajar peserta didik, dan manajemen sekolah dari yang ada sebelumnya. TIK menyebabkan perubahan dalam hal peran guru yang tidak sekedar sebagai sumber dan pemberi ilmu pengetahuan, namun menjadikannya sebagai seorang fasilitator bahkan teman belajar peserta didik. Karenanya guru dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar.

Dengan adanya penguasaan TIK dalam Pendidikan luar sekolah diharapkan dengan penggunaan sumber dan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berjalajan dengan baik. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dengan peserta didik.

Peranan Penguasaan TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu, peranan pengusaan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara penguasaan TIK yaitu menjadikan TIK sebagai sumber dan media pembelajaran yang inovatif. Sehingga proses pembelajaran akan lebih menarik dan hasilnya terasa bermakna oleh peserta didik. Pendidik sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya penguasaan TIK dalam pembelajaran pada saat ini.

Sekian, Terimakasih...

Jumat, 17 September 2021

Keberterimaan warga belajar terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK) yang digunakan dalam program Pendidikan Luar Sekolah

OLEH :

RAHMAWATI PUTRI

19005035

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Dalam melaksanakan program Pendidikan Luar Sekolah ada banyak sekali produk TIK yang digunakan. Baik dalam pelaksanaan program pelatihan, penyuluhan, dan jenis program PLS lainnya.

Keberterimaan warga belajar terhadap TIK dalam program pendidikan luar sekolah adalah sangat membantu warga belajar dalam suatu program, karena seiring jalannya waktu teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang, jadi warga belajar sangat menerima atas kehadirannya teknologi informasi dan komunikasi yang sangat membantu atau menunjang dalam proses pencapaian tujuan warga belajar tersebut. Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap penyebarluasan informasi ke berbagai penjuru dunia.

Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan  teori dan komunikasi teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran. Semakin berkembangnya manusia, berkembanglah pula ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang. Itu semua mengharuskan pendidikan menyesuaikan langkahnya jika ingin tetap relevan. Hal itu menjadikan pendidikan menjadi kian mahal, satu kenyataan yang sering kurang disadari oleh banyak orang. Dilain pihak berkembangnya umat manusia mendorong makin banyak orang untuk maju dan tak mau tertinggal. Dan mereka semua memerlukan pendidikan yang lebih baik. Akibatnya, baik faktor kualitas maupun kuantitas pendidikan tidak dapat bisa diabaikan. Pendidikan harus diselenggarakan secara bermutu dan adil mereta bagi seluruh rakyat. Maka, pendidikan yang sudah mahal, karena harus mencapai kualitas, menjadi semakin mahal karena harus melayani pula kuantitas.

Peranan TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalaui pembelajaran di kelas yang berbasis teknologi dan informasi. Guru sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini.

Terkait dengan keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan, tentu tidak semua warga belajar dapat menerima produk TIK yang digunakan. Hal itu karena tidak semua warga belajar mengetahui kegunaan atau manfaat dari produk tersebut serta tidak semua warga belajar dapat menggunakan dan mengoperasikan produk tersebut.


Sekian, Terimakasih...


Jumat, 10 September 2021

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

KESIAPAN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

OLEH :

NAMA           : RAHMAWATI PUTRI

NIM                : 19005035

JURUSAN     : PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

FAKULTAS ILMU PENGTAHUAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Kesiapan Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan TIK dalam Pendidikan Luar Sekolah
       Kesiapan sumber daya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi untuk program pendidikan luar sekolah haruslah sejalan dengan kemajuan teknologi atau kebutuhan sumber daya manusia tersebut karena kalau tidak pengelolaan program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Namun pengelola program dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi haruslah mempunyai skill atau keahlian khusus dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sehingga apa yang dicapainya terwujud.
Perencanaan TIK membutuhkan komponen strategi, yaitu:
 (1) Prinsip prinsip perencanaan. Hal ini sebagai dasar dalam merumuskan perencanaan yang ideal sesuai dengan kaidah teoritik dan konseptual ilmu perencanaan (planning study).
 (2) Penggabungan dengan sumber daya manusia. Dalam hal ini TIK berfungsi sebagai tambahan (supplement), pelengkap (complement), pengayaan (enrichment) dan pengganti (substuitution) sistem pembelajaran tradisional sebagaimana digariskan dalam sumber daya manusia. 
(3) Pembelajaran yang profesional. TIK menuntut pola pembelajaran modern, lebih mengaktifkan peserta didik, menggunakan berbagai learning resources, optimalisasi potensi peserta didik serta pembelajaran berdasarkan minat (learning by interest). Aspek-aspek tersebut merupakan pola dasar pembelajaran untuk diaplikasikan dalam pembelajaran berbasis TIK.
 (4) Aspek pembiayaan. Hal ini menjadi fokus perencanaan yang mempertimbangkan: perolehan sumber pendanaan pola pengelolaan dana yang diperoleh, responibility, acuntability dan sustainability dana untuk kesinambungan dan keberlanjutan program TIK.
Namun Sumber Daya manusia juga mengalami beberapa hambatan dalam menggunakan TIK dalam PLS.
      Kemampuan operasional komputer sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pegawai dalam bekerja. Budaya kerja pemerintah selama ini yang cenderung bekerja secara manual akan berubah secara perlahan seiring dengan meningkatnya kemampuan operasional ini. Akhirnya akan mempengaruhi kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif. Kemampuan ini juga mempengaruhi implementasi egov ke depan sehingga cita-cita untuk mewujudkan good governance akan tercapai. 


1.      Pemanfaatan teknologi informasi hendaklah dibarengi dengan kemampuan sumber daya manusia yang memadai, sehingga dapat terus mengikuti perkembangan teknologi informasi. Hal ini dibarengi dengan kriteria penyebaran gagasan yang menyangkut pemikiran inovatif dalam memperkenalkan penemuan teknologi baru, sebagaimana diungkapkan Everett M. Rogers melalui bukunya Diffusion of Innovation, sebagai berikut:
a.       Tahap menyadarkan (awareness stage)
b.      Tahap menyampaikan informasi (information stage)
c.       Tahap mencoba menerapkan gagasan (trial stage)
d.      Tahap menentukan sikap menerima atau menolak (adaption stage).
2.      Fokus utama pemanfaatan teknologi informasi hendaklah difokuskan kepada faktor manusianya. Seorang antropolog terkemuka Ashley Montagu dalam buku ”Communication Evolution and Education”, dengan tegas menyatakan “the most important agency through which the child learns to be human is communication, verbal also non verbal”. Dengan demikian komunikasi erat kaitannya dengan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia yang menimbulkan respons melalui lambang-lambang verbal maupun non verbal. Oleh karena itu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidaklah semata-mata pada nilai fisik sesuatu proyek saja, tetapi yang lebih penting lagi adalah faktor manusianya.
3.      Peran serta pemerintah, praktisi, dan masyarakat dalam mengontrol, memberi masukan, dan mengevaluasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi merupakan kunci utama keberhasilan masyarakat era teknologi informasi.
4.       Berbagai kecenderungan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang kita temui dewasa ini, merupakan sebuah aktivitas dari keinginan pribadi dan kelompok yang memanfaatkannya untuk sebuah kemajuan dan sarana membantu aktivitas manusia sehari-hari. Namun adakalanya dipergunakan sebagai sarana kepentingan pribadi maupun kelompok dengan dalih mengatasnamakan sebuah kreativitas yang menjurus kepada kejahatan logic bomb atau unsmoking gun, yakni senjata maut yang tidak berasap dan tidak memberikan tanda bahaya terlebih dahulu.

DAFTAR RUJUKAN
http://nuruldly77.blogspot.com/2018/02/1-kesiapan-sumber-daya-manusia-dalam.html 

Sabtu, 04 September 2021

 

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Sarana Komunikasi Kelompok Sasaran

Teknologi Informasi dan Komunikasi

OLEH :

NAMA           : RAHMAWATI PUTRI

NIM                : 19005035

JURUSAN     : PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

FAKULTAS ILMU PENGTAHUAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Jika berbicara tentang teknologi, tentunya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Selamanya, selama peradaban manusia masih ada, teknologi akan terus menjadi hal terpenting dalam kehidupan. Hal yang saat ini sedang menjadi trand dan ramai diperbincangkan adalah teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mana merupakan salah satu hal terpenting di abad ini. Begitu juga dengan Teknologi  Infomasi dan Komunikasi dalam Peendidikan luae sekolah sangat berguna bagi setiap kalangan dalam berbagai kepentingan karena manfaatnya yang terasa.

Dalam Pendidikan luar sekolah terdapat beberapa pembelajran program yaitu : Pembelajaran program Pelatihan, Pembelajaran Program Pemberdayaan Masyarakat, Pembelajaran Program Penyuluhan dan/ atau Iklan Layanan Masyarakat dan yang terakihr Pembelajaran Program Kesetaraan. Nah selanjutnya, Penulis akan menjelaskan secara ringkas tentang Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Program Pendidikan Luar Sekolah, yaitu sebagai berikut :

A.    Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Pelatihan

Pelatihan adalah bagian dari pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk memperoleh meningkatkan keterampilan diluar sitem pendidikan yang berlaku dalam waktu yang relatif singkat dan dengan menggunakan metode yang lebih mengutamakan praktik dari pada teori. Program pelatihan merupakan program yang menekankan kepada keterampilan, karena pelatihan adalah ke-giatan atau pekerjaan melatih untuk memperoleh kemahiran atau kecakapan, pelatihan berkaitan dengan pekerjaan. Oleh karna itu, sangat memungkinkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam program pelatihan ini, karena dengan adanya TIK maka proses pembelajarannya akan lebih mudah

B.     Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses untuk meningkatkan kemampuan atau kapasitas masyarakat dalam memamfaatkan sumber daya yang dimiliki, baik itu sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA) yang tersedia dilingkungannya agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Dengan menggunakan TIK misalnya melalui google maka sedikit tidaknya kita akan mendapatkan informasi, dengan itu kita bisa membandingkan juga dengan buku yang telah kita pelajari sebelunya, dari situ kita bisa menyimpulkan dari yang kita peroleh tersebut.

C.     Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Penyuluhan dan/ atau Iklan Layanan Masyarakat

Penyuluhan maksudnya ialah memberikan arahan kepada seorang atau sekelompok orang dengan cara mendekatinya terlebih dahulu dan mengetahui masalah yang dialami oleh orang tersebut terlebih dalulu. Namun sekarang dunia sudah canggih, tidak perlu bertemu langsung untuk melakukan penyuluhan. Kita bisa memberikan informasi secara langsung tanpa harus tatap muka. Misalnya dalam progaram gizi buruk , kita bisa memberikan sesuatu seperti sejenis iklan tentang gizi buruk melalui internet, yang mana nanti akan dibaca oleh masyarakat. Dengan ini akan lebih memudahkan peyuluh dan tidak perlu mendatangi satu persatu warga belajar untuk melakukan penyuluhan. TIK dalam bentuk pusat komunitas multimedia atau telecentre, terutama ditingkat perdesaan, dapat bertindak sebagai titik akses untuk keterhubungan komunitas, pengembangan kemampuan lokal, pengembangan materi dan komunikasi (content development and communications), serta berfungsi sebagai pusat untuk penerapan-penerapan strategi TIK.

D.    Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Kesetaraan

            Pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan umum dari jenjang dasar dan menengah, bagian dari pendidikan nonformal yang memberikan layananpendidikan Program Paket A setara SD, Program Paket B setara SMP dan Program Paket C setara SMA, dengan memberikan penekanan pada peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengembangan sikap kepribadian kepada peserta didik. Pendidikan kesetaraan juga menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Banyak factor yang berpengaruh terwujudnya proses pembelajran yang berkualitas salah satu diantaranya penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Oleh sebab itu, Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Program Kesetaraan harus diterapkan atau lebih ditekuni lagi, Agar tidak keterbelakangan terhadap teknologi, Karena seperti yang kita ketahui Semakin hari teknologi sudah menjadi hal suatu yang penting dalam kehidupan sehari hari.




               Nah, Sampai disini dulu penjelasan tentang Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Sarana Komunikasi Kelompok Sasaran yang penulis berikan. Semoga bermanfaat bagi Pembaca. Terimakasih. 😊😊😊😊😊

SUMBER :

https://mediaindonesia.com/opini/375653/digitalisasi-pembelajaran-kesetaraan-suatu-keniscayaan diakses 03 Sep 2021

Dokumen,L.(2003).TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK PENDIDIKAN NON FORMAL.

Doc. Pendapat sendiri